by

Seri Daras Filsafat : Masa Pertumbuhan Filsafat

Pemikir paling mashur yang berdiri menentang kaum sofis dan menyanggah gagasan-gagasan mereka adalah socrates. dialah orang yang menamai dirinya dengan philosophus, pencinta kebijaksanaan. ungkapan ini lantas di-arab-kan menjadi failasuf dan darinya pula kata falsafah diambil.
para sejarawan filsafat menyebutkan dua alasan socrates memilih nama tersebut: kerendahan hati socrates yang selalu mengakui kebodohan dirinya ; dan tantangan bagi para sofis yang menyebut diri mereka sarjana, denga pilihan nama ini tampaknya socrates hendak memahamkan mereka: ” kalian yang melibatkan diri dalam pembahasan dan perdebatan, pengajaran dan pembelajaran, demi tujuan material dan politik, tidaklah layak menyandang gelar orang bijak. bahkan saya yang menolak gagasan-gagasan anda dengan alasan-alasan juh lebih bkukuh tidak merasa layak menyandang gelar itu, dan lebih memilih nama pencinta kebijaksanaan.
setelah socarates, muridnya yang selama bertahun-tahun berguru pada Socrates, Plato berupaya memantapkan prinsip-prinsip filsafat kemudian murid lainnya, Aristoteles membawa filsafat pada puncak perkembangannya dan memformalkan prinsip-prinsip pemikiran dan penalaran dalam bentuk ilmu logika, sekaligus merumuskan falasi berfikir dalam berbagai macam bentuk.
atas dasar itu, filsafat dianggap sebagai kata umum untuk seluruh ilmu hakiki,yang dibagi menjadi dua kelompok umum : ilmu-ilmu teoritis praktis yang meliputi ilmu alam, matematika, dan teologi. ilmu alam pada gilirannya meliputi kosmologi, mineralogi, botani dan zoologi. teologi dibagi menjadi dua kelompok yakni metafisika atau perbincangan umum seputar wujud dan teologi ketuhanan. ilmu praktis bercabang tiga yakni moralitas atau akhlak, ekonomi dan politik.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed