by

Sebab sebab berpikir keliru dalam agama.

Alquran sebagai kitab suci selalu mengajak manusia untuk berpikir dan menarik kesimpulan. Dalam pandangan Alquran, berpikir merupakan bagian dari ibadah. Alquran melarang manusia untuk beriman dan menjalankan perintah agama tanpa didasari dari hasil berpikir. Dalam hal ini, agama islam menunjukkan sebab sebab berpikir keliru, dan menjelaskan bagaimana cara menghindari dan mengatasi berpikir keliru dan menyimpang.
Dalam Alquran menyebutkan factor factor penyebab kekeliruan berpikir yaitu :

  1. Berpegang pada persangkaan, bukan pada pengetahuan yang pasti

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang, niscaya mereka akan menjauhkanmu dari jalan yang benar. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka. (QS. Al-An’am : 116)
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati semuanya itu akan diminta pertanggung jawabannya. (QS. Al-isra : 36)

  1. Hawa nafsu

Ketika manusia memberikan penilaian yang benar, maka harus bersikap adil. Dengan kata lain menerima kebenaran tanpa sungkan dan membuktikan tentang kebenaran itu. Seperti seorang hakim di pengadilan, jika seorang hakim di pengadilan cenderung memihak pada salah satu pihak maka sikap seperti itu mencederai kebenaran itu sendiri. Dan jika dalam pikirannya lebih condong atau berat sebelah maka itu akan menarik pikirannya cenderung kepada hawa nafsunya.
Mereka hanyalah mengiuti persangkaan dan apa yang diinginkan hawa nafsu mereka. (QS. An-Najm : 23)

  1. Tergesa gesa

Dalam berpikir atau menghukumi sesuatu kita harus memiliki bukti bukti yang memadai. Jika belum ada bukti bukti yang cukup, maka boleh jadi pendapat yang diungkapkan salah. Berulang kali Alquran mengatakan bahwa pengetahuan manusia belum memadai untuk mengungkapkan pendapat mengenai banyak masalah penting.
Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit. (QS. Al-isra : 85)
Yang sebenarnya, mereka mendustakan apa yang mereka belum ketahui dengan pasti. (QS. Yunus : 39)

  1. Berpikir tradisional dan melihat masa lalu

Kecenderungan alami manusia adalah cepat meyakini sesuatu atau percaya tentang hal hal tertentu yang merupakan warisan dari para generasi sebelumnya tanpa merenungkannya lebih jauh. Alquran mengingatkan manusia agar berpikir independen, dan agar tidak cepat menerima atau menilai sesuatu tanpa kecermatan pemahaman.
Tetapi kami hanya mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami. Walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun dan tidak mendapat petunjuk. (QS. Al-baqarah : 170)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed