by

Ketika Syiah Menjadi Stigma Negatif

image
Kita sama-sama tahu bahwa istilah “Syi’ah” tidak jarang dijadikan sebagai stigma negatif kepada orang atau pihak tertentu, bahkan kepada para ulama besar sekalipun. Tentunya  itu hanya sebagai stigma untuk mendiskreditkan orang /pihak tersebut. 
Dalam sejarah disebutkan bahwa para imam yang pernah dituduh sebagai Syi’ah, antara lain :
1. Imam Syafi’i
2. Imam Ahmad bin Hanbal
3. Ilmam Al-Hakim, ahli hadis, penulis Al-Mustadrak ala al-Shahihain.
4. Abdur-Razzaq bin Hamam, ahli hadis, penulis kitab Al Mushannaf.
5. Ibn Jarir Al-Thabari penulis sejarah Islam abad ketiga.
6. Ibn Abdul-Barr (padahal beliau dikenal sebagai orang yang ‘menentang’ Ahlul-Bait)
Ada banyak latar belakang yang menyebabkan para Imam tersebut dituduh sebagai Syi’ah, mungkin karena faktor politik, iri hati, kalah debat, kalah pengaruh, pandangan yang sempit tentang Syi’ah, kebodohan penuduh, dan sebagainya.
Tentunya Syi’ah sebagai sebuah ideologi (dengan berbagai macam ajarannya) memang benar-benar ada, tapi Syi’ah yang dijadikan sebagai stigma negatif kepada orang lain yang dianggap sebagai musuh juga sering terjadi.
Fenomena yang terjadi belakangan ini, karena kecerobohan orang Wahhabi dalam menuduh orang lain sebagai Syi’ah, justru malah memancing orang untuk membela Syi’ah, sampai-sampai ketika ajaran Syi’ah dikritik, orang itu akan ikut-ikutaan membelanya sebagaimana ketika dia membela Aswaja.
Untuk itu, kita perlu kecermatan dan kearifan dalam menyikapi isu tuduhan-tuduhan dan stigma Syiah oleh Wahabi. Perlu diteliti lebih jauh juga, kenapa para Wahabi ini begitu gencar melakukan kampanye Anti-Syiah. Kenapa para Wahabi ini tiba-tiba membawa nama NKRI (minus pancasila) untuk mendukung kampanye anti Syiahnya. Dan tak jarang mencatut nama NU dan Muhammadiyah seakan mendapat legalitas mayoritas muslim di Indonesia.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut layak menjadi renungan kita sebelum termakan stigmatisasi dari mereka. Dan yang perlu dicatat, jumlah mereka sangat sedikit tapi suaranya sangat lantang.
Sumber : muslimedianews.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed