by

Taqiyyah, Sama Dengan Munafik?

“Ternyata taqiyyah dan kemunafikan itu berbeda. Lalu apa bedanya? bertaqiyyah adalah orang yang memiliki keyakinan akan dasar-dasar ajaran Islam, namun ia berpura-pura atau terpaksa menampakkan ketidak yakinannya akan ajaran-ajaran Islam di hadapan orang-orang yang fanatik buta dan berbahaya.”

Hakekat Taqiyyah

Taqiyyah adalah menyembunyikan akidah di hadapan orang atau kelompok yang berbeda akidah dgn kita dan sangat fanatik buta, yang kemungkinan besar akan berdampak bahaya bagi nyawa, keluarga dan harta benda kita bila kita tampakkan akidah kita di hadapannya.

Para mufassir telah menukilkan, bahwa kisah Ammar bin Yasir merupakan cikal bakal taqiyah, dimana kala itu dia bersama kedua orang tunya ditangkap oleh orang-orang musyrikin Mekkah dan dipaksa untuk ber-bara’ah (berlepas diri) dari Rasulullah saaw, kedua orang tua Ammar bersikeras dengan pendirian dan keimannya, akhirnya mereka berdua syahid dibunuh oleh kaum musyrikin tersebut.

Tetapi Ammar bin Yasir berdasarkan taqiyyah mengikuti kehendak orang-orang musyrikin. Lalu ia pun dibebaskan.Setelah peristiwa tersebut, Ammar bin Yasir merasa resah karena khawatir iman dan keislamannya telah gugur disebabkan telah berbara’ah dari Rasulullah saaw karena mengikuti kehendak kaum musyrikin. Ia pun segera bergegas menemui Rasulullah saaw, seraya menangis ia menceritakan tentang apa yang telah dilakukannya itu.

Pada saat itulah ayat 106 surat An-Nahl turun:

مَن كَفَرَ بِاللَّهِ مِن بَعْدِ إِيمَانِهِ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ

_”Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa)….”._

Tentang taqiyyah. Di dalam ayat-ayat lain juga ada, seperti di dalam surat Ali Imran ayat 28 dan surat Ghafir ayat 28.

Apakah Taqiyyah itu Sama dengan Munafik?

Kita sering mendengar saudara-saudara kita yang bermazhab sunni, apalagi salafy-wahabi, mereka sering –dengan latahnya– mengatakan bahwa perbuatan taqiyah itu sama dengan perbuatan munafik. Padahal kalau saja mereka tahu agama dengan baik, niscaya mereka akan menemui, ternyata taqiyyah dan kemunafikan itu berbeda. Lalu apa bedanya?

Bedanya adalah kalau orang munafik, di dalam hatinya tidak ada keyakinan akan dasar-dasar ajaran Islam, atau ragu-ragu terhadap hal tersebut, namun ia berpura-pura menampakkan keyakinan tersebut di hadapan kaum muslimin.

Sedangkan orang yang bertaqiyyah adalah orang yang memiliki keyakinan akan dasar-dasar ajaran Islam, namun ia berpura-pura atau terpaksa menampakkan ketidak yakinannya akan ajaran-ajaran Islam di hadapan orang-orang yang fanatik buta dan berbahaya. Jadi, taqiyyah itu adalah kebalikannya munafik.

/Mighwar Nowayyar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed