by

Antologi Islam : Bantahan Keras Bahwa Syiah Pengikut Ibn Saba'

Kita perlu membedakan antara ulama-ulama Sunni yang meriwayatkan cerita ‘Abdullah Ibn Saba (baik dari Sayf [seperti Al-Thabari] atau yang lain [seperti Ibn Hajar]) dan ulama-ulama Sunni tidak kredibel lain yang tidak hanya meriwayatkannya tetapi juga menyatakan bahwa Syi’ah adalah pengikut tokoh fiksi ini. Telah terbukti bahwa ulama-ulama tersebut yang menyebutkan bahwa pendiri Syi’ah adalah ’Abdullah Ibn Saba bukanlah orang-orang Sunni. Mereka adalah pengikut sunnah keluarga Abu Sufyan dan Marwan.

Ketika ulama-ulama  ini ingin membahas tentang Syi’ah, mereka menggunakan istilah Saba’iyah untuk merendahkan ketaatan pengikut keluarga Nabi, terhadap Islam, dengan cara yang sama bahwa mereka merendahkan ketaatan sekelompok umat Islam yang terbunuh pada masa kekhalifahan Abu Bakar karena mereka mengikuti apa yang diperintahkan Rasul Allah kepada mereka dalam menyebarkan zakat di kalangan orang miskin dan tidak memberikannya kepada Abu Bakar.

Para ulama  ini, ketika berbicara tentang orang-orang ini, mereka mencampuradukkannya dengan masalah Musaylamah yang menyatakan dirinya sebagai Nabi dan mengatasnamakan para syuhada ini padanya untuk membenarkan perbuatan mereka menumpahkan darah, menjarah kekayaan mereka dan merampas para wanita mereka. Tetapi Allah SWT akan memberi keputusan di antara mereka karena Dia-lah pemberi keputusan yang paling balk.

Pencampuradukkan antara kebohongan dan kebenaran seperti itu bukanlah suatu hal yang baru bagi kita. Dalam mempersiapkan agenda mereka, mereka memanfaatkan orang-orang bodoh yang secara kebetulan beridentitaskan Islam dan yang melakukan kekejaman karena keangkaraan mereka. Selain itu, apabila mereka tidak dapat menemukan perbuatan bodoh dari umat Islam untuk menghiasi media di suatu periode, mereka membayar untuk menciptakan suatu peristiwa dan menghubungkannya kepada umat Islam, seperti halnya Sayf Ibn ’Umar yang menciptakan sosok ’Abd Allah Ibn Saba (dan mengarang sosok ini dengan mengambil namanya di tengah malam).

Mereka melakukan hal ini untuk mencari alasan atas tuduhan palsu dan serangan mereka kepada seluruh umat Islam di dunia, sebagaimana halnya Sayf dan pengikutnya melakukan hal yang sama pada keluarga Nabi Muhammad saw.

Menurut para ulama Syi’ah dan Sunni, Sayf Ibn ‘Umar adalah salah satu orang yang memanipulasi kebenaran dan menciptakan hadis-hadis palsu berdasarkan meyakini kebenaran yang partial.  Meyakini bahwa  Ibn Saba ada, bukan berarti meyakini cerita-cerita syaif yang berusaha mengkait-kaitkan hal tersebut kepada Syi’ah. Faktannya adalah bahwa orang seperti ‘Abd Allah Ibn Saba tidak bermanfaat tanpa adanya kisah yang menyebutkan namanya. Kisah-kisah palsu seputar tokoh-tokoh itu (berbeda dengan) keberadaan mereka, yang sebenarnya adalah Orang seperti  itu mungkin ada. Untuk Lebih lengkapnya silahkan baca buku Antologi Islam: [wpfilebase tag=file id=6 /]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed