by

Marja'-Marja' Syiah : Hukum Menggunakan Pengeras Suara saat Adzan

Pandangan tiga ulama besar Iran mengenai hukum menggunakan pengeras suara saat adzan. dirangkum oleh ust. Abu Syirin Al Hasan , Lc
Masalah Adzan memakai Speaker saja mudah di sulut musuh, terlebih yang tersulut memakai Jubah ulama. Ulama macam apa yang mudah tersulut dan tidak mengtahui kaidah Ushul Fiqh dan Fiqh Istidlali.
Rasulullah Saww Bersabda,
ﺍﺫﺍ ﻓﺴﺪ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ ﻓﺴﺪ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ
Jika Seorang Alim ulama telah rusak, maka alampun (Negara/daerah) mengalami kerusakan pula.
Islam agama cinta. Memiliki kaidah ketika segala hal yang menganggu orang lain, maka hukumnya Haram dan Dosa, baik atas nama agama atau bukan. Membangunkan Shalat Subuh saja jika hal tersebut mengganggu, maka
hal tersebut hukumnya haram menurut agama.
Mari kita tanyakan Marja Ahlul Bayt terkait masalah Adzan yang
memakai Speaker dan mengganggu orang lain:
Pertanyaan:
Apa hukumnya apabila kita Adzan, Munajat atau membaca Quran
dibaca dengan keras memakai pengeras suara, sehingga mengganggu
dan menyakiti warga sekitar?
1. Ayatullah Sayid Ali Khamenei
Mengumandangkan Adzan jika pada batas-batas wajar tidak masalah,
namun jika sudah mengganggu warga bahkan menyakiti warga
hukumnya Haram.
2. Ayatullah Shafi Ghalpegani
Silahkan untuk mengumandangkan Adzan dan Syiar-syiar agama
lainnya dengan Pengeras suara. Namun saya menasihati untuk hati-hati
sehingga tidak mengganggu warga sekitar karena hukunya menjadi
Dosa.
3. Ayatullah Hadi Tehrani
Silahkan Untuk memakai pengeras suara ketika Adzan dan Syiar Islam lainnya dengan Syarat: Tidak Menyakiti dan Mengganggu warga sekitar,Memakai pengeras suara tanpa meminta Ridha warga sekitar tidak diperbolehkan Syariat. Mengeraskan Suara sampai tidak pada batas yang wajar sehingga menyakiti warga sekitar hukumnya haram dan dosa.
Karena Adzan adalah hal Sunah sedangkan menyakiti dan mengganggu orang lain haram dan wajib di tinggalkan.
Mengumandangkan Adzan adalah Sunnah namun jika sudah mengganggu orang lain bahkan membuat orang lain tidak Ridha, tidak hanya nihil pahala, bahkan mendapatkan Dosa.
Islam dan Syariat bukan tidak memperbolehkan mengumandangkan Adzan dengan Speaker, Jika warga tidak terganggu dan Ridha bahkan enjoy, mau memakai Speaker Stadion Old Trafford tidak masalah. Lain Halnya ketika memakai Speaker mengganggu hak orang lain, menyakiti dan membuat mereka tidak ridha, Islam menentang keras hal tersebut dilakukan.
Jangan mentang-mentang muslimin Indonesia mayoritas, seenak perut tanpa mempedulikan warga sekitar Ridha tidakah, terganggu atau tidak? Islam Muhammadi adalah agama yang menghormati agama lain tanpa menyakiti dan melukai. Bahkan ketika mayoritas, seperti pada zaman Nabi di Madinah, tetap menghargai kaum yahudi sekitar.
Adzan =Amal Sunnah
Menjaga Hak Orang lain = Wajib
Mengganggu hak orang lain= Haram
Membuat orang lain tidak Ridha= Haram
Silahkan Pilih?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed