by

Filosofi Slogan "Labbayka Ya Husain as"

“..Salah satu makna dari “labbayka Ya Husain as” adalah mengerti apa arti perjuangan yang sebenarnya karena sudah belajar kepada mam Husain as..”

Filosofi Slogan: Labbayka Ya Husain as
1- Labbaika itu dalam bahasa Arab, dipakai untuk menyahuti panggilan yang, biasanya kalau yang memanggil itu lebih tua atau lebih mulia.
Tapi untuk orang yang tidak mengerti bahasa Arab, dikiranya hanya jawaban panggilan untuk Tuhan. Padahal tidak demikian.
2- Ketika imam Husain as sudah tinggal sendiri, beliau as berseru:
“Adakah seseorang yang bisa menolongku?”
3- Orang yang meninggal, apalagi syahid, tidak mati sesuai dengan ayat Qur’an-hadits dan, apalagi dalam filsafat. Karena itu mereka selalu mendengar apapun yang kita katakan. Jadi, tidak heran kalau di dalam shalat kita diwajibkan mensalami kanjeng Nabi saww secara langsung “assalaamu ‘alaika ayyuha al-Nabii”. Begitu pula tidak heran kalau hadits mensunnahkan kita mensalami orang-orang yang mati di kuburan kalau kita melewati kuburannya dengan mengatakan “assalaamu ‘alakum yaa ahla al-qubuur”.
4- Tidak ada yang tidak tahu, bahwa imam Husain as adalah Ahlulbait dan pejuang di jalan Allah membela agama dengan harta dan jiwa beliau as. Dan tidak ada yang tudak tahu, kalau syahidnya sebegitu menderita dengan dikepung berhari-hari di tengah padang pasir tanpa air dan kepalanya serta seluruh keluarganya (kurag lebih 23 orang) dipenggal dan dibuat mainan serta ditancap di atas tombak dan diarak dari Karbala-Iraq sampai ke Damaskus-Suriah.
5- Dengan semua penjelasan itu, maka slogan “Labbaika yaa u Husain (as)”, memiliki makna yang dalam, seperti:
a- Tanda kesetiaan kepada imam Husain as yang menyeru di Karbala dikala sendiri itu.
b- Mengerti apa arti perjuangan yang sebenarnya karena sudah belajar kepada mam Husain as. Yakni tidak berlebihan dalam segala perbuatan. Tidak menzhalimi yang lemah, tidak konpromi pada kebatilan dan tidak takut apapun.
c- Sekarang ini dalam keadaan siap penuh untuk mengorbankan apa saja seperti imam Husain as di jalan beliau as yang merupakan jalan Islam yang maksum itu.
d- Syi’ar kepada sesama muslimin untuk mempelajari imam Husain as dan meneladaninya.
e- Teriakan kepada kafirin agar mereka tidak main-main dengan Islam dan muslimin.
f- Ajakan kepada saudara-saudara sunni untuk mengkaji imam Husain as yang dicintai mereka juga dan mengajak mereka untuk meneladinya.
g- Baiat kepada Allah, Nabi saww dan para Ahlulbait as seluruhnya.
h- Baiat kepada Islam yg hakiki, argumentatif, tegas akan tetapi dlm waktu yg sama juga santun kepada yg lemah dan, tdk memaksa siapapun baik dg ucapan, sikap dan, apalagi tindakan fisik.
i- Sumpah setia kepada Islam untuk terus setia walau harus terpenggal seperti Imam Husain as.
6- Begitu pula tentang slogan “Labbaiki Ya Zahraa’ as”.
 
sinaragama.org

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed