by

Belajar dari Hikmah Imam Ali as : Kemanusiaan, Persatuan Untuk NKRI

“Siagakan hatimu bagi kebaikan, pemaafan, kasih sayang, dan kelembutan kepada sesama manusia. Jangan pernah engkau bertindak kepada manusia seperti seekor binatang buas yang memuaskan diri dengan mencabik-cabik mangsanya.
Sebab ada dua kategori manusia: yang saudara seiman denganmu, dan yang saudara sesama ciptaan Tuhan sepertimu.”
(Imam Ali bin Abi Thalib as, 599-661).
Kemanusiaan merupakan landasan utama di dalam etika relasi antar-manusia, terlepas dari keberagaman dan keberbedaan diantara kita.

imam-ali-syiahmenjawab“Dia yang bukan saudaramu dalam iman adalah saudaramu dalam kemanusiaan” (Ali bin Abi Thalib as)

Kesadaran bahwa kemanusiaan adalah dasar etika tersebut saat ini sedang mengalami ujian dan cobaan sangat besar baik pada tataran lokal, nasional, dan global.
Hal ini seharusnya menjadi kepedulian bersama, khususnya bagi bangsa yang memiliki landasan “kemanusiaan yang adil dan beradab” dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Khususnya ummat beragama di Indonesia, kesadaran bahwa kemanusiaan dan keummatan adalah sama sama pentingnya, adalah sangat esensial sebagai landasan membangun kehidupan yang harmonis dan solid dalam sebuah komunitas kebangsaan.
Jangan sampai kehidupan kebangsaan mengalami erosi karena penyempitan makna. Karena ia akan membuka peluang bagi masuknya bibit-bibit perpecahan yang mengarah kepada kehancuran NKRI.
 
@tafsirhikmah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed