by

Kisah Pagi Hari : Keluasan Ilmu Imam Ali Bin Abi Thalib

Menjawab Tiga Pertanyaan Pemuka yahudi Tentang Allah.
Satu kejadian di zaman khalifah pertama (Abu Bakar), ada sekelompok yahudi dari negeri Syam, mereka adalah rahib rahib yahudi yang hafal akan isi Taurat dan Injil, mereka datang dari Syam menuju Madinah untuk menemui khalifah pada saat itu, sesampainya di pintu gerbang kota Madinah mereka dihalang oleh kaum muslimin, hal ini dikerenakan non-muslim tidak diperkenankan memasuki Haramain (kota Mekkah dan Madinah), ditanyakanlah maksud kedatangan mereka, lalu pemuka yahudi tersebut menjawab,
“Kami datang dari Syam dengan membawa emas berpeti peti ingin berjumpa dengan khalifahnya Muhammad, hanya untuk menanyakan tiga pertanyaan, jika kalian bisa menjawabnya maka kami akan masuk Islam dan emas yang berpeti peti ini ambillah untuk dibagikan kepada kaum fakir dan miskin.
Maka dipanggillah khalifah pertama untuk menemui mereka.
Selang berapa lama datanglah khalifah pertama lalu menanyakan apa  maksud tujuan mereka datang, pemuka yahudi tersebut menjawab,
“Kalian jangan sakit hati dengan pertanyaan pertanyaan yang kami lontarkan, kami katakan tadi bahwa jika kalian bisa menjawab ketiga pertanyaan kami maka kami bersedia masuk Islam dan memberikan semua emas yang kami bawa tapi, jika kalian tidak mampu menjawabnya ketahuilah bahwa kalian adalah pembohong dan pada dasarnya Nabi kalian adalah juga seorang pembohong.”
Lalu Abu bakar berkata;
“tanyakankah”
Pemuka yahudi lalu berkata;
“Kami tidak akan bertanya sebelum kalian menjamin keselamatan kami.”
Lalu Abu Bakar bersumpah;
“Demi Allah yang memiliki alam semesta ini kalian aman”.
Si yahudi berkata;
“Baiklah kalau begitu, pertanyaannya adalah apa yang tidak diketahui oleh Allah, apa yang tidak dimiliki oleh Allah dan apa yang tidak ada pada Allah?”
.
Lama Abu Bakar terdiam karena kebingungan akan pertanyaan si yahudi tersebut.
Sementara Abu Bakar termenung pemuka yahudi tersebut bertanya lagi
kepadanya;
“Siapakah nama anda?”
Abu Bakar menjawab;
“Aku Abu Bakar”.
Si yahudi bertanya lagi;
“Nama lain anda?”
Abu Bakar menjawab;
“Abu Qohafah”.
Si yahudi berkata;
“Aku tidak pernah mendengar nama nama ini di dalam kitab terdahulu”.
“Tapi tidak masalah, jawablah pertanyaan pertanyaan tadi”.
.
Ditengah tengah kebingungannya
datanglah sahabatnya yaitu Umar bin Khattab.
Umar berkata;
“Aku yang akan menjawab, ulangilah pertanyaannya”
Si yahudi berkata;
“Sebelum aku mengulangi pertanyaan, aku mau tanya siapa anda?”
Umar:
“Aku Umar ibnu Khattab”.
Si yahudi:
“Nama lain anda?”
Umar;
“Abu Hafshah”
Si yahudi lagi lagi berkata;
“Aku belum pernah mendengar nama nama ini, tapi tidak apa apa”.
Lalu diulangilah pertanyaannya kepada Umar, rupanya Umar pun sama dengan Abu Bakar iaitu tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut, karena terlalu lamanya menunggu jawaban akhirnya si yahudi mengambil kembali peti peti yang berisikan emas dan beranjak ingin pergi sambil berkata;
“Ketahuilah bahwa kalian pembohong dan Nabi kalian pembohong”.
.
Mendengar perkataan si yahudi, sahabat Abu Bakar (i.e. Umar) langsung mengeluarkan pedang dari sarungnya, si yahudi lalu berkata;
“Apakah engkau akan melanggar sumpah kalian bahwa kalian akan
menjamin keselamatan kami?”
Karena malunya maka Umar memasukkan kembali pedangnya.
Tidak lama Ammar bin Yassir berkata;
“Wahai rahib, tunggulah sebentar, akan aku datangkan seseorang yang bisa menjawab seluruh pertanyaan kalian
dan saya jamin itu.”
Si yahudi lalu berkata;
“Panggillah”.
Berlarilah Ammar bin Yassir memanggil Imam Ali bin Abi Thalib kw, sambil berteriak;
“Ya Abal Hasan, ya Abal Hasan selamatkanlah Islam”.
Pada masa itu Imam Ali as sedang bersama kedua putranya, mendengar
seruan Ammar lalu pergilah Beliau menemui rahib yahudi.
Si yahudi terkaget melihat kedatangan Imam Ali as karena masih muda, lalu
mereka bertanya;
“Siapa anda?”
Imam Ali :
“Aku Haidar dihadapan ibuku, aku Uli di Zabur, aku Ili di Taurat, aku Ilya di Injil dan aku Ali di al Qur’an,
Lalu bertanyalah!”
Yahudi;
“Apa yang tidak di ketahui oleh Allah?”
Imam Ali;
“Allah tidak tahu ada yang menandingi”
Yahudi;
“Apa yang tidak dimiliki oleh Allah?”
Imam Ali;
“Istri dan anak”
Yahudi;
“Apa yang tidak ada pada
Allah?”
Imam Ali;
“Kezaliman”.
.
Lalu mereka (yahudi) berkata;
“Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasulullah dan aku bersaksi bahwa engkau (Imam Ali) adalah khalifah Rasulullah”.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed