by

WAHDATUL WUJUD DAN SYIAH

Berikut ini adalah petikan-petikan dari twitter Dr. Muhsin Labib, yang berbicara tentang hubungan Wahdatul Wujud dan Syiah, yang merupan bentuk identitas atau pilar utama karakter Islam di Nusantara ini.
Tradisi Syiah dan ajaran mistiknya terutama Wahdatul Wujud merupakan pilar utama Islam Nusantara.
Teologi Asyariyah berdiri diatas dualitas eksistensial dengan distingsi zat dan sifat. Wahdatul Wujud/ttihad berdiri diatas unitas eksistensial.
Meyakini dualitas wujud (ثنائة الوجود) sekaligus menerima unitas wujud (وحدة الوجود) adalah “kawin paksa” 2 prinsip ontologi yang kontradiktif
Wahdatul Wujud yang menegaskan kesatuan wujud sebagai cirikhas Tuhan dan keragaman wujud sebagai cirikhas makhluk mengilhami Bhinneka Tunggal Ika.
Karena unity of existence dentik dengan Tuhan dan keragaman (pluraity of existence) identik dengan makhluk, toleransi sesama makhluk jadi keniscayaan.
“Ia berbeda sekaligus sama dengan selainNya”. Hanya satu alinea tapi mengundang komentar dan interpretasi dalam ratusan bahkan ribuan buku.
“MensifatiNya berarti membatasiNya.” ~Imam Ali~
Toleransi sejati bersumber dari kesadaran unitas eksistensi dan keserasian alam (butterfly effect), bukan semata-semata empati dan mutual respect.
 
*Sumber : https://muhsinlabib.com/wisdom/wahdatul-wujud-dan-syiah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed