by

Akik Yaman Hitam, Hiriz Imam Ali as dan Nabi Sulaiman as

Faedah dan manfaat Akik Yaman
Ibnu Shahr Ashub meriwayatkan:
اِنَّهُ هَبَطَ جِبْرَئِيْلُ عَلَى رَسُولِ اللّهِ فَقَال يَا مُحَمَّد ربي يقرئك السلام وَ يَقول لك البس خاتمك بيمينك و اجعل فصه عقيقا و قل لابن عمك يلبس خاتمه بيمينه و يجعل فصه عقيقا فقال عليّ (ع) يا سول الله (ص) وما العقيق؟ قال (ص)؛ جبل في اليمن(1)
Pada satu hari malaikat jibril turun menghadap Rasulullah Saw dan berkata, “Tuhanku menyampaikan salam kepadamu dan berfirman untuk memakai cincin di tangan kanan dan memasang batunya dari Akik dan katakan kepada sepupumu (anak pamanmu; Imam Ali as) untuk memakai cincin di tangan dan memasang batunya dari batu Akik, kemudian Ali as bertanya, Ya Rasulullah Saw apa itu Akik? Rasulullah Saw berkata, “Akik Adalah sebuah gunung di Yaman.”
Pada suatu hari imam Ali as melintasi jenazah yang tewas terbunuh yang mengenakan cincin akik di tangannya. Kepada para sahabatnya, Imam Ali as mengatakan, “Ambilkan untuknya cincinnya.” Para sahabat mengambil cincin milik orang yang terbunuh itu. Imam Ali as memandang cincin akik itu dan bertanya, “Mengapa kau tidak menjaga pemilik yang memakaimu?” (Menjaga yang dimaksud adalah melindungi pemiliknya dari ancaman terbunuh). Mendadak batu Akik mengeluarkan suara, “Wahai Ali, aku bukan Akik Yamani.” (2)
Bersandar pada dua riwayat tersebut dan tanda-tanda yang lain harus dikatakan bahwa keutamaan dan manfaat yang telah disebutkan untuk batu Akik itu hanya khusus batu Akik Yamani berwarna merah. Namun tidak dapat dikatakan bahwa Akik dari berbagai wilayah lain tidak memiliki khasiat apapun, hanya saja tidak mencakup semua khasiat, karena berdasarkan banyak riwayat, sebagian imam maksum as juga memakai Akik Romawi (3). Dan jika Akik Romawi tidak memilik khasiat, para imam juga tidak akan memakainya. (IRIB Indonesia/MZ)
1. Batu Pertama yang Beriman Kepada Allah, Risalah Rasulullah dan Wilayah.
Salman Al-Farisi meriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah (Saw) bersabda kepada Imam Ali as; “Wahai Ali, pakailah cincinmu di jari tangan kanan sehingga kau termasuk di antara orang-orang yang dekat dengan Allah (Swt). Ali (as) bertanya: wahai Rasulullah (Saw), siapa orang-orang yang dekat dengan Allah itu? Rasulullah menjawab: mereka adalah Jibril dan Mikhail. Ali (as) kembali bertanya: cincin apa yang harus aku pakai? Rasulullah (Saw) menjawab: Akik merah, maka sesungguhnya batu Akik adalah gunung pertama yang mengakui ketauhidan Allah, kenabianku, dan kau sebagi wasi-ku serta kepemimpinan putra-putramu setelahmu, dan juga atas keberadaan sorga untuk para pecintamu dan para pengikut keturunanmu.” (rujuk Biharul Anwar: 42/69. Wasail: 5/83)
2- Batu yang Paling Beriman
Imam Ja’far As-Shadiq as berkata: “Aku senang melihat setiap mukmin pengikut kami memakai lima cincin. Salah satunya adalah Akik, karena Akik adalah batu yang paling beriman kepada Allah Swt dan kepada kami Ahlul Bait, di antara batu-batu lain.” (rujuk kitab Jamiul Akhbar hal 134. Wasail 14/403. At-Tahdzib 6/37)
3- Gunung Pertama yang Berwilayah Kepada Amirul Mukminin
Imam Ridho as dalam hadis yang menjelaskan hari Ghadir Khum berkata: “Allah Swt menyampaikan kepemimpinan Amirul Mukminin as kepada para penguhi tujuh langit. Maka yang pertama beriman pada kepemimpian Amirul Mukminin adalah para penguhi langit ketujuh. Allah Swt kemudian menjadikan langit ketujuh sebagai Arsy-Nya. Kemudian para penghuni langit keempat beriman pada kepemimpinan Amirul Mukminin, Allah Swt pun menjadikan langit keempat sebagai Baitul Ma’mur.
Kemudian para penghuni langit dunia beriman pada kepemimpinan Amirul Mukminin as, kemudian Allah Swt menghiasi langit dunia dengan bintang-bintang. Setelah itu para penghuni di langit-langit berikutnya beriman pada kepemimpinan Amirul Mukminin as. Kemudian Allah Swt menyampaikan kepemimpinan Amirul Mukminin kepada bumi. Tempat pertama yang beriman adalah Mekkah, kemudian Allah Swt meletakkan Ka’bah di sana. Setelah itu, Madinah beriman pada Amirul Mukminin as, maka Allah Swt menghiasi kota itu dengan keberadaan Rasulullah Saw.
Kemudian kota Kufah dan Allah Swt menghiasinya dengan keberadan Ali bin Abi Thalib as. Allah menyampaikan kepemimpinan Amirul Mukminin as kepada gunung-gunung, maka gunung pertama yang meyakini kepemimpinan Amirul Mukminin adalah tiga gunung Akik, Piruz dan Ruby.” (rujuk kitab Iqbalul A’mal 2/262. Biharul Anwar 27/262)
4- Tasbih dan Istighfar untuk Para Pecinta Muhammad Saw dan Ahlul Bait as
Bashir menghadap Imam Ja’far As-Shadiq as dan berkata: “Demimu nyawaku, batu apa yang harus aku pakai untuk cincinku? Beliau menjawab: Wahai Bashir! Mengapa kau tidak memakai Akik merah, kuning dan putih? Maka sesungguhnya ketiganya adalah gunung di sorga. Akik merah merindangi rumah Rasulullah Saw, Akik kuning merindangi rumah Fatimah Az-Zahra as, dan Akik putih merindangi rumah Amirul Mukminin as. Semua rumah itu satu. Sesungguhnya ketiga gunung ini bertasbih dan bertamjid (memuja) serta beristighfar untuk para pecinta Ahlul Bait Muhammad.” (rujuk kitab Amaali Thusi hal 38. Basharah Al-Mustafa hal 110. Biharul Anwar 8/187)
5- Perbincangan Allah Swt dengan Nabi Musa as
Imam Shadiq as berkata: “Pakailah cincin dengan batu Akik karena sesungguhnya Allah Swt berfirman kepada nabi-Nya Musa as di atas gunung Akik dan di sana Musa as sampai pada derajat Kalimullah.” (rujuk kitab Makarimul Akhlaq hal 87)
6- Mi’raj Rasulullah Saw
Rasulullah Saw bersabda: “Pada malam ketika aku dalam perjalanan ke langit, aku sampai pada tingkat yang terdekat dengan tingkat terdekat dengan Allah Swt, tidak dapat diungkapkan. Kemudian Allah Swt berbincang denganku melalui dua gunung Akik.” (Rujuk kitab Ma’ah Munqabah hal 168. As-Syiah fii Ahadits Al-Fariqain hal 178)
(IRIB Indonesia/MZ)
Faedah dan Manfaat lain Akik Yaman:
1- Menjauhkan Kemiskinan
Imam Ali Al-Ridho as menjelaskan salah satu manfaat batu Akik dan berkata: “(memakai) Akik akan menghilangkan kemiskinan dan kemunafikan.” (Kafi 6/470. Wasail 5/85. Jamiul Akhbar halaman 133)
Imam Ja’far As-Shadiq as dalam sebuah hadis panjang menyinggung manfaat Akik dan berkata: “Aneh sekali jika ada orang yang memakai batu Akik dan tidak punya dirham dan dinar (uang) di sakunya.” (Makarimul Akhlak hal 88. Wasail 5/91)
Imam Ali Al-Ridho as berkata, “Orang yang memakai Akik di jarinya, tidak akan miskin.” (Kaafi 6/471. Tsawabul A’mal hal 173. Jamiul Akhbar hal 134. Wasail 5/86)
2- Menambah Rejeki
Bashir bertanya kepada Imam Muhammad Al-Baqir as, “Batu apa yang aku pakai untuk cincinku? Beliau menjawab: wahai Bashir, mengapa kau tidak memakai Akik merah, kuning dan putih! Maka sesunggunya ketiganya adalah gunung-gunung di sorga.. sampai akhirnya beliau berkata: barang siapa memakai salah satu di antara Akik ini dan dia juga pengikut kami Ahlul Bait, maka baginya tidak ada hal lain kecuali kebaikan dan keluasan rejeki serta terbebas dari ketergantungan terhadap orang lain.” (Rujuk kitab Al-Amali hal 38. Biharul Anwar 37/42. Wasail 5/88).
3- Menambah Pahala Shalat
Amirul Mukminin as berkata: “Orang yang memakai cincin Akik dan shalat dua rakaat dengannya (memakai cincin Akiknya), pahala dua rakaat itu sebanding dengan seribu rakaat shalat tanpa memakai cincin Akik.” (Rujuk kitab I’lamuddin hal 393. Biharul Anwar 80/187 Iddah Al-Da’i hal 119. Wasail 5/91)
4- Terhindar dari Tangan Terpotong dan Mencegah Pendarahan Parah
Pada suatu hari A’mash seorang sahabat Imam Shadiq as bersama beliau sedang berdiri di samping istana Mansur Dawaniqi, mendadak seorang laki-laki yang terkena hukuman keluar dari rumah. Kemudian beliau berkata: “Wahai A’mash lihat dan perhatikan apa cincin orang itu? A’mash pun pergi dan melihatnya, kemudian berkata: wahai putra Rasulullah, batu cincinnya bukan Akik. Imam kemudian berkata: wahai A’mash! Ketahuilah jika batu cincinnya Akik, maka dia tidak akan terhukum. A’mash berkata: wahai putra Rasulullah! Katakan kepadaku lebih banyak apa manfaat cincin Akik. Imam menjawab: memakai cincin Akik akan mencegah tangan terpotong. A’mash bertanya: apalagi khasiat lainnya? Imam menjawab: mencegah pendarahan parah.” (Rujuk kitab Makarimul Akhlak hal 88. Wasail 5/91)
5- Mempercepat Terkabulkannya Doa
Imam Ja’far As-Shadiq as dalam sebuah hadis menjelaskan manfaat cincin Akik dan mengatakan, “Allah Swt menyukai tangan yang terangkat untuk berdoa dan memakai cincin Akik.” (Rujuk kitab Makarimul Akhlak hal 88. Wasail 5/91)
Amirul Mukminin as berkata: “Tidak ada tangan yang lebih dicintai Allah Swt ketika berdoa daripada tangan yang memakai cincin Akik.” (Rujuk kitab I’lamuddin hal 392. Biharul Anwar 80/187)
Imam Sajjad as berkata: “Rasulullah Saw bersabda: barang siapa yang memakai cincin Akik (dan berdoa) Allah Swt akan mengabulkan permintaannya.” (Rujuk kitab Al-Kafi 6/470. Wasail 5/86)
6- Mencegah Penyiksaan dan Hukuman dari Para Penguasa Zalim
Suatu hari seorang lelaki melintas di depan Imam Muhammad Baqir as yang sebelumnya dia telah dizalimi dan dihukum oleh penguasa Bani Umayah. Imam kepada perawi hadis mengatakan, “Mengapa dia tidak memakai cincin Akik? Ketahuilah bahwa jika dia memakainya, maka dia tidak akan terhukum (sementara dia tidak berhak dihukum). (Rujuk kitab Tsawabul A’mal hal 174. Jamiul Akhbar hal 134. Wasail 5/90)
7- Terjaga dari Keburukan Penguasa Zalim dan Ancaman
Imam Muhammad Al-Baqir as berkata: “Memakai cincin Akik, akan menjaga manusia dari keburukan para penguasa zalim serta dari apa saja yang ditakuti dan dikhawatirkannya.” (Rujuk kitab Al-Aman hal 52. Al-Amali hal 38. Wasail 5/88. Biharul Anwar 37/42)
Pada suatu hari, penguasa kota menginstruksikan penangkapan seorang sayid tanpa dia pernah melakukan kesalahan. Ketika para tentara sedang menyeretnya, Imam Ja’far As-Shadiq as melihat peristiwa itu dan berkata: “Bawakan untuknya cincin Akik.” Keluarga sayid itu membawakan cincin Akik kepadanya, dengan demikian dia tidak diganggu atau disiksa oleh penguasa.” (Rujuk kitab Al-Kafi 6/471. Tsawabul A’mal hal 174. Makarimul Akhlak hal 89. Wasail 5/89)
8- Berada di Bawah Naungan Allah Swt dan Wali-Nya
Ismail, putra Imam Ja’far As-Shadiq as menukil riwayat dari Imam Muhammad Baqir as yang berkata: “Wahai putraku! Barang siapa yang tidur malam sedangkan dia memakai cincin Akik dan ketika bangun pagi, sebelum dia melihat orang lain dia melihat batu cincinnya dan membaca surat Qadar, kemudian membaca:
آمَنتُ بِااللّهِ وَحدَهُ لَا شَرِیکَ لَهُ وَکَفَرتُ بِالجِبتِ وَ الطَغُوتِ و آمَنتُ بِسِرِّ آلِ مُحَمَّدٍ وَعَلَانِیَّتِهِم وَ ظَاهِرِهِم وَ بَاطِنِهِم وَ اَوَّلِهِم وَ آخِرِهِم
Maka di hari di mana segala keburukan diturunkan dari langit, Allah Swt akan mengangkatnya ke langit, serta mengeluarkannya dari segala keburukan yang menimpa bumi dan dia akan dijaga oleh Allah Swt dan para wali-Nya sampai malam hari.” (Rujuk kitab Al-Aman hal 52. Miftahul Fallah hal 19. Wasail 5/91. Al-Mustadrak 3/297)
9- Hiriz (penjagaan) Keselamatan dari Segala Bencana
Amirul Mukminin as berkata: “Pakailah cincin Akik karena akan membawa berkah bagi kalian dan agar kalian terjaga dari petaka dan bencana.” (Rujuk kitab I’lamuddin hal 392. Makarimul Akhlak hal 88. Wasail 5/90. Jamiul Akhbar hal 134)
Bashir bertanya kepada Imam Muhamamd Baqir as: “Batu apa yang harus aku pakai untuk cincinku?” Imam menjawab: “Wahai Bashir! Mengapa kau lalai terhadap Akik merah, kuning dan putih? Maka barang siapa memakainya di jarinya, dia akan terjaga dari segala petaka dan bencana.” (Rujuk kitab Amali Thusi hal 38. Al-Aman hal 52. Biharul Anwar 37/42. Wasail 5/88)
10-Sebagai Penjaga Pemakainya dalam Perjalanan
Imam Ja’far As-Shadiq as berkata: “Akik adalah hiriz (jimat penjaga) dalam perjalanan dan memakai cincin Akik ketika bepergian akan menjaganya dari bahaya dalam perjalanan.” (Rujuk kitab Al-Kafi 6/470. Al-Aman hal 52. Wasail 5/89-90)
Seorang sahabat Rasulullah Saw berkata: “Pada suatu hari seorang lelaki menghadap Nabi Saw dan mengeluh tentang perampokan di tengah perjalanan dan lenyapnya seluruh hartanya. Beliau bersabda: mengapa kau tidak memakai cincin Akik? Maka sesungguhnya cincin Akik akan menjaga manusia dari segala keburukan.” (Rujuk kitab Tsawabul Amal hal 174. Jamiul Akhbar hal 134. Iddah Al-Da’i hal 118. Wasail 5/89)
11-Kebaikan Manusia dalam Kehidupan
Perawi bertanya kepada Imam Muhammad Baqir as: “Batu apa
yang harus aku pakai untuk cincinku?” Imam menjawab: “Wahai Bashir! Mengapa kau lalai terhadap Akik merah, kuning dan putih? Maka siapa saja pengikut Ahlul Bait as memakai salah satu dari tiga Akik tersebut, dia tidk akan apapun dari kehidupan ini kecuali kebaikan dan berkah.” (Rujuk kitab Al-Amali hal 38. Wasail 5/88. Biharul Anwar 37/42)
Sayidah Fatimah Az-Zahra as menukil hadis dari Rasulullah Saw yang bersabda: “Barang siapa memakai cincin Akik, maka dia akan selalu melihat kebaikan.” (Rujuk kitab Al-Amali hal 311. Wasail 5/88)
Rasulullah Saw bersabda: “Orang yang memakai cincin Akik, maka nasibnya akan berakhir dengan baik.” (Rujuk kitab Da’aimul Islam 2/164. Mustadrak 3/295)
12-Terselamatkan dari Azab Allah Swt
Imam Musa Al-Kadzim as menukil hadis dari para kakeknya dan berkata: “Ketika Allah Swt menciptakan Musa bin Amran dan berfirman kepadanya, kemudian Allah Swt memberikan inayah kepada para penghuni bumi dan menciptakan gunung Akik dari cahaya wajah Musa. Kemudian Allah Swt bersumpah, demi kemuliaan-Ku, tidak akan Kubakar dan Kusiksa tangan yang memakai cincin Akik, dengan syarat dia menerima wilayah (kepemimpinan) Ali as di hatinya.” (Rujuk kitab Tsawabul A’mal hal 175. Jamiul Akhbar hal 134. Biharul Anwar 42/62. Wasail 5/87)
Salman dan Ibn Abbas meriwayatkan hadis dari Rasulullah Saw dan berkata: “Dalam perjalanan ke Mi’raj, aku sampai pada tingkat yang terdekat dengan dengan Allah Swt, tidak dapat diungkapkan. Kemudian Allah Swt berbincang denganku melalui dua gunung Akik. Allah kemudian berfirman: wahai Ahmad! Sebagaimana Aku menciptakanmu dan Ali dari cahaya-Ku, dan dua gunung Akik ini dari wajah cahaya Ali bin Abi Thalib as.
Maka demi kemuliaan dan kebesaran-Ku, Aku bersumpah, sesungguhnya Aku ciptakan dua gunung Akik ini sehingga menjadi pertanda orang-orang mukmin di antara makhluk dan ciptaan-Ku. Sesungguhnya Aku bersumpah demi kemuliaan-Ku bahwa sesungguhnya Aku telah mengharamkan api neraka jahannam bagi tangan yang memakai cincin Akik dan menerima wilayah (kepemimpinan) Ali as di hatinya dan menjadi Syiahnya.” (Rujuk kitab Mi’ah Munqabah hal 169. Al-Syiah fi Ahadits Al-Fariqain hal 178)
13-Menjauhkan Kesedihan dan Membawa Kebahagiaan
Rasulullah Saw bersabda: “Pakailah cincin Akik, sesungguhnya selama kalian memakai cincin Akik maka kesedihan dan kegalauan tidak akan masuk dalam hati kalian.”
 (Rujuk kitab Uyun Akhbar Al-Ridho 2/47. Wasail 5/86. Makarimul Akhlak hal 87. Sahifah Al-Ridho hal 62)* (IRIB Indonesia/MZ)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed