by

Mengapa Syiah Dimusuhi ?

Imam Ali ar-Ridha as menjelaskan:
Sesungguhnya para penentang kami telah membuat riwayat-riwayat palsu seputar fadhail kami dan menjadikannya dalam tiga bagian:
Pertama:
al Ghuluw (riwayat-riwayat yang mengagungkan kami secara berlebihan hingga melampaui Rasul saw atau mengarah pada rububiyyah).
Kedua:
Mengurangi dan merendahkan kemuliaan serta keagungan kami (Ahlulbait as).
Ketiga:
Terang-terangan dalam mengungkap berbagai keburukan musuh-musuh kami.
Jika umat mendengar ghuluw atas kami, maka maka mereka akan langsung mengkafirkan syiah kami dan menuduh syiah telah meyakini kami sebagai tuhan.
Jika umat mendengar pengurangan atas derajat serta kemuliaan kami, maka mereka akan segera meyakini (bahwa kami adalah manusia biasa dan bukan manusia suci).
Dan jika umat mendengar berbagai keburukan musuh kami dengan mengungkap nama-nama mereka, maka mereka pun akan segera mencela serta mencaci kami dengan nama-nama kami.
Sementara Allah Azza wa Jalla telah berfirman:
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًاۢ بِغَيْرِ عِلْمٍ ؕ كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ۖ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْن
َ
“Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 108)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed