by

Menjadi Ayatullah Khomeini

Kunci kesuksesan revolusi Imam Khomeini adalah merevolusi diri, keluarga dan setelah itu masyarakat. Mustahil seseorang ingin membuat sebuah perubahan besar, namun tidak merubah diri menjadi sosok yang sempurna, karena manusia haus akan kesempurnaan.
Untuk itu Imam Khomeini berwasiat kepada masyarakat untuk meningkatkan takwa dan berjihad melawan hawa nafsu disetiap saat untuk menempa diri menjadi lebih baik. Karena Rasulullah saww bersabda, “ celakalah bagi umatku, jika hari-harinya sama, tidak ada perubahan.”
Singkatnya, Imam Khomeini mengapa menjadi Khomeini dikarenakan beliau telah melalui safar Irfani malakuti kemudian kembali ke alam materi dan berusaha membawa masyarakat safar ke alam malakuti.
Itulah mengapa Irfan Imam Khomeini memiliki keistimewaan dengan Urafa yang lain, jika urafa melakukan safar ruhani untuk meningkatkan kesempurnaan ilahiah pribadi mereka, namun Imam Khomeini terlebih dahulu safar, kemudian kembali untuk membawa dan menggiring masyarakat menuju safar ruhani ilahi. (Asfar Arbaah Ijtimaiyah)
Itulah esensi Irfan yang sesungguhnya, bukan menyendiri dan duduk dipojok-pojok masjid, mengklaim paling bertuhan, Paling suci, paling benar, melainkan membawa dan menggiring manusia menuju puncak kesempurnaan ilahiah setelah mengadopsi sifat-sifat ketuhanan sehingga yang terpancar dalam dirinya hanyalah Allah swt.
Itulah yang disebut fana Dzati, (Peleburan mutlak) yaitu masyarakat hanya melihat Allah swt dalam diriNya.
Sumber : Abu Syirin Al Hasan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed