by

Tidak Semua Pecinta Al Husain Itu Mau Berkorban

Sayyid Hasyim Al Haidari :
“Banyak manusia yang mencintai Al Imam Husain as. Mereka berinteraksi dengan Imam hanya pada dataran hati saja dan kemudian beliau juga cucunda Rasulullah SAW. Wajar saja mereka berinteraksi dengan beliau. Hati mereka pun mencintai Imam Husain.
Akan tetapi kelembutan hati ini tidak beranjak pada dataran sikap, tidak beranjak dan mencuat ke dataran dimana manusia akan mempersembahkan hartanya, atau darahnya, atau bahkan tubuhnya akan terpotong sepenggal demi sepenggal.
Oleh karena itu, kelembutan hati ada dua macam, kelembutan hati sebelum adanya akidah yang kokoh, dan ini adalah bentuk kelembutan hati yang lemah, yang tidak akan membuahkan dan tidak menghasilkan sikap apapun, oleh karenanya Farazdaq, seorang penyair yang populer, ketika ditanya oleh Al Imam Husain, bagaimana engkau melihat (sikap) penduduk Kufah? (ia menjawab), duhai junjunganku..!! hati-hati mereka bersamamu tapi pedang-pedang mereka terhunus ke arahmu.”
Banyak orang yang mengaku sebagai pecinta Al-Husain as, karena hal ini adalah perkara yang mudah, hampir setiap muslim tatkala ditanya apakah ia mencintai Al-Husain, pasti semua akan menjawab bahwa ia mencintai Al-Husain, karena bukan hal yang aneh bahwa Al-Husain adalah cucunda Nabi, Cucunda terakhir dari Rasulillah SAW yang menjadi palang pintu terakhir dari nubuat.
Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana dedikasi, pengorbanan, kecintaan, kesetiaan, jiwa kesatria, dan semua keindahan perangai dari para pengikut Al-Husain yang telah mereka buktikan sebagai seorang pecinta.
Bagaimana kesanggupan mereka dalam melewati ujian besar yang ditambah dengan fitnah zaman yang begitu dahsyatnya, sehingga mereka bisa menjadi pemenang, apa rahasianya?, apa sebabnya?, apa alasannya? mari kita simak bersama-sama jawabannya di sini.
https://www.youtube.com/watch?v=i2dg2MvP8qo
Sumber : Chanel YouTube Maula TV

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed