by

Perempuan Dan Asyura

Kehadiran perempuan secara terus menerus dalam membangun masyarakat adalah sebuah keharusan. Maka itu, sering kita dapati pada periode-periode tertentu sejarah manusia yang menunjukkan adanya kondisi-kondisi khas yang mengharuskan perempuan hadir aktif dalam kegiatan sosial-politik demi melangsungkan kehidupan dunia.

Salah satu momentum yang hanya ada dalam sejarah Islam ialah revolusi Imam Husain as, revolusi yang diperjuangkan secara kompak melalui pengorbanan kaum lelaki dan perempuan. Di dalamnya tampak bagaimana perempuan tampil dan mengambil peran yang sebegitu penting. Dapat dianalisa, peran perempuan dalam revolusi ini, pra kesyahidan Imam Husain, bermain secara tidak langsung. Pasca kesyahidan, perempuan-perempuan itu menyampaikan misi dan pesan al-Husain ke telinga masyarakat di seluruh penjuru alam.

Artikel berikut ini akan menjelaskan secara singkat pengaruh kehadiran perempuan dalam revolusi al-Husain as sesuai dengan perjalanan sejarah.

Klik judul di bawah ini untuk masuk pembahasan :

  1. Revolusi Asyura Dan Reformasi Kehidupan Islam 
  2. Peran Perempuan Dalam Revolusi Asyura
  3. Mendorong Para Suami dan Anak-anak Untuk Terjun
  4. Kehadiran Perempuan Dalam Medan Perang
  5. Tugas Para Perempuan Pasca Tragedi Asyura
  6. Kondisi Mental dan Jasmani Ahlulbait dalam Memikul Tugas
  7. Persiapan Ahlulbait Melalui Imam Husain as
  8. Efek dan Pengaruh Kehadiran Perempuan dalam Kebangkitan Husaini (Bag. 1)
  9. Efek dan Pengaruh Kehadiran Perempuan dalam Kebangkitan Husaini (Bag. 2)
  10. Efek dan Pengaruh Kehadiran Perempuan dalam Kebangkitan Husaini (Bag. 3)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed