Home / Irfan & Tasawuf

Irfan & Tasawuf

PANDANGAN DUNIA : Masyarakat dan Sejarah

Masyarakat dan Sejarah, Bagian kedua dari topik pembahasan ini berhubungan dengan keberadaan manusia, masyarakat, dan sejarah. Dalam hal ini, kita tidak berurusan dengan keberadaan alam semesta; apakah sistem yang ada itu baik, sempurna, paling baik, atau tidak? Akan tetapi (pembahasan ini berkaitan dengan) pertanyaan yang tertuju pada diri manusia itu sendiri, …

Read More »

Peran Puasa Dalam Tazkiyah Nafs (1)

Dalam agama Islam puasa merupakan satu bentuk ibadah yang melengkapi bentuk-bentuk ibadah lain semisal mendirikan shalat, membaca kitab suci al-Quran, berzikir, dan lain-lain. Puasa tercatat sebagai salah satu ibadah yang kedudukannya sangat tinggi karena juga berperan kunci dalam tazkiyah atau penyucian ruhani dan bahkan juga jasmani. Tulisan ini akan membahas …

Read More »

Menjadi Ayatullah Khomeini

Kunci kesuksesan revolusi Imam Khomeini adalah merevolusi diri, keluarga dan setelah itu masyarakat. Mustahil seseorang ingin membuat sebuah perubahan besar, namun tidak merubah diri menjadi sosok yang sempurna, karena manusia haus akan kesempurnaan. Untuk itu Imam Khomeini berwasiat kepada masyarakat untuk meningkatkan takwa dan berjihad melawan hawa nafsu disetiap saat …

Read More »

IMAM MAHDI VS THE MATRIX

“The Matrix”—bukanlah entitas fantastis yang ditampilkan melalui film tapi sebuah konspirasi aktual, nyaris universal, dan sangat mudah menyebar—telah mengkondisikan pemikiran Barat untuk percaya bahwa Tuhan itu tidak relevan dengan lingkup publik, dengan persoalan-persoalan sosial, moral, ekonomi, dan finansial—persoalan-persoalan yang benar-benar berhubungan dengan jalan dimana manusia hidup. Oleh : Frank Julian Gelli …

Read More »

Syiah dan Filsafat

“Filsafat jauh lebih mudah bertahan di dunia Syiah dan terdapat semacam tradisi menghargai filsafat yang masih terus berkelanjutan di Persia dan dalam komunitas Syiah lainnya” Satu kenyataan penting sekaitan dengan perjalanan filsafat dalam sejarah Islam adalah turut andilnya masalah kemazhaban tradisional Islam[1] dalam proses perkembangan pemikiran filsafat. Tanpa perlu menunjuk …

Read More »

WAHDATUL WUJUD DAN SYIAH

Berikut ini adalah petikan-petikan dari twitter Dr. Muhsin Labib, yang berbicara tentang hubungan Wahdatul Wujud dan Syiah, yang merupan bentuk identitas atau pilar utama karakter Islam di Nusantara ini. Tradisi Syiah dan ajaran mistiknya terutama Wahdatul Wujud merupakan pilar utama Islam Nusantara. Teologi Asyariyah berdiri diatas dualitas eksistensial dengan distingsi …

Read More »

Nabi Ibrahim as, Bapak Tauhid Umat Manusia

Bapak Tauhid Umat Manusia, Nabi Ibrahim, Ketika melawan pemujaan bintang, menyatakan dengan kata-kata sederhana sejumlah kebenaran filosofis dan ilmiah yang belum dipahami oleh manusia di zaman itu. Faktor-faktor yang menimbulkan penyembahan manusia kepada ciptaan adalah ketidaktahuannya dan tuntutan alami yang mutlak dalam dirinya yang pada umumnya mempercayai adanya suatu penyebab …

Read More »

Tanya Jawab Irfan : Korelasi antara Wilayat Takwini dan Imam Maksum as

“Satu-satunya wali hakiki dan sejati hanyalah Tuhan. Nabi Saw dan Ahlulbait As adalah wali pada urutan kedua dan memiliki wilâyah secara aksidental. Mereka merupakan cermin wilâyah Tuhan. Menyitir redaksi indah al-Qur’an, mereka adalah ayat dan tanda-tanda wilâyah Tuhan.” Apa yang dimaksud dengan wilâyah takwini dan apa kaitannya dengan para Imam Maksum …

Read More »

Rahasia-Rahasia dan Derajat Tinggi Shalat

Rahasia-rahasia Shalat Di tempat lain, Syekh Bahjat menulis : “Kesurupan salat adalah seperti Ka’bah dan takbiratulihram di dalamnya: lni adalah meninggalkan segala sesuatu selain Allah dan masuk ke dalam kehadiran Kesucian-Nya. Berdiri di dalamnya ialah seperti pencinta sedang berbicara kepada seseorang yang dicintainya. Rukuk adalah budak yang merukuk tunduk di …

Read More »

Empat Rute Kelana Filosofis-Mistik Mulla Sadra

Mollâ Shadrâ menerapkan prilaku rasional filosofis (as-sulûk al-’aqlî al-falsafî) atas prilaku emosional teosofis (as-sulûk al-qalbi al-irfânî). Karena itulah ia melakukan pembagian perjalanan filosofis dengan gaya pembagian perjalanan teosofis. Menelusuri empat rute perjalanan Mollâ Shadrâ sangatlah melelahkan, apalagi dalam bagian-bagian tertentu dalam perjalanannya, ia sering memberikan sentuhan-sentuhan rfani, bahkan kadang kala …

Read More »