Home / Irfan & Tasawuf / Konsep Ketuhanan & Filsafat

Konsep Ketuhanan & Filsafat

IMAM MAHDI VS THE MATRIX

“The Matrix”—bukanlah entitas fantastis yang ditampilkan melalui film tapi sebuah konspirasi aktual, nyaris universal, dan sangat mudah menyebar—telah mengkondisikan pemikiran Barat untuk percaya bahwa Tuhan itu tidak relevan dengan lingkup publik, dengan persoalan-persoalan sosial, moral, ekonomi, dan finansial—persoalan-persoalan yang benar-benar berhubungan dengan jalan dimana manusia hidup. Oleh : Frank Julian Gelli …

Read More »

WAHDATUL WUJUD DAN SYIAH

Berikut ini adalah petikan-petikan dari twitter Dr. Muhsin Labib, yang berbicara tentang hubungan Wahdatul Wujud dan Syiah, yang merupan bentuk identitas atau pilar utama karakter Islam di Nusantara ini. Tradisi Syiah dan ajaran mistiknya terutama Wahdatul Wujud merupakan pilar utama Islam Nusantara. Teologi Asyariyah berdiri diatas dualitas eksistensial dengan distingsi …

Read More »

Nabi Ibrahim as, Bapak Tauhid Umat Manusia

Bapak Tauhid Umat Manusia, Nabi Ibrahim, Ketika melawan pemujaan bintang, menyatakan dengan kata-kata sederhana sejumlah kebenaran filosofis dan ilmiah yang belum dipahami oleh manusia di zaman itu. Faktor-faktor yang menimbulkan penyembahan manusia kepada ciptaan adalah ketidaktahuannya dan tuntutan alami yang mutlak dalam dirinya yang pada umumnya mempercayai adanya suatu penyebab …

Read More »

Empat Rute Kelana Filosofis-Mistik Mulla Sadra

Mollâ Shadrâ menerapkan prilaku rasional filosofis (as-sulûk al-’aqlî al-falsafî) atas prilaku emosional teosofis (as-sulûk al-qalbi al-irfânî). Karena itulah ia melakukan pembagian perjalanan filosofis dengan gaya pembagian perjalanan teosofis. Menelusuri empat rute perjalanan Mollâ Shadrâ sangatlah melelahkan, apalagi dalam bagian-bagian tertentu dalam perjalanannya, ia sering memberikan sentuhan-sentuhan rfani, bahkan kadang kala …

Read More »

Apakah Kebenaran itu Relatif?

Buat yang lagi nganggur, ayo kita jawab pertanyaan diatas melalui pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:   Apakah kebenaran pernyataan “kebenaran itu relatif” itu relatif atau mutlak (menurut pembuat pernyataan)? Apakah kata “apakah” dianggap mutlak sebagai simbol verbal mengharapkan jawaban ya atau tidak”? Apakah “kebenaran” dlm pernyataan “kebenaran itu relatif” dianggap sebagai …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (4)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (4) D. Perbuatan Nur al-Anwar dan Cahaya-Cahaya lain 1. Keazalian Perbuatan Nur al-Anwar Syaikh dalam masalah ini memaparkan tentang ke-qadim-an alam. Ia menekankan bahwa dari Nur al-Anwar dan cahaya-cahaya tinggi tidak mungkin terwujud fenomena-fenomena hadits[27], kecuali sebagaimana yang akan kami jelaskan; yakni perwujudan realitas-realitas yang …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (2)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (2)     B. Nur al-Anwar [9] dan Sifat-Sifatnya   1. Perbedaan Cahaya-Cahaya Substansial Syaikh Isyraq beranggapan bahwa perbedaan cahaya-cahaya murni (akal-akal) bersifat gradasional (bertingkat-tingkat). Dia menjelaskan bahwa semua cahaya-cahaya murni dari sisi zat dan hakikatnya adalah satu dan perbedaannya hanya dari aspek kesempurnaan, kekurangan, …

Read More »