Home / Syari’ah / Shafar, Rebo Wekasan, dan Kesialan

Shafar, Rebo Wekasan, dan Kesialan

Merupakan tradisi yang termasyhur di masyarakat Islam di seluruh dunia, terutama di Indonesia, menjadikan Shafar sebagai bulan yang ramai diisi dengan berbagai perbuatan baik, seperti sedekah, doa, dan lain sebagainya.

Hal itu dilakukan dengan harapan pelakunya dapat terhindar dari kesialan berupa bala dan malapetakan yang diyakini turun di bulan ini, terutama di hari Rabunya yang terakhir yang dikenal dengan sebutan “Rebo Wekasan”.

Lalu bagaimana pandangan ulama Ahlulbait terhadap bulan Shafar, Rebo Wekasan, dan kesialan yang dikaitkan dengan keduanya?

Terkait hal ini, Allamah Syaikh Asad Muhammad Qoshir mengatakan :

“Jika kita mencari di dalam kitab-kitab hadis atau di antara perkataan-perkataan ulama, kitia tidak akan menemukan kemasyhuran yang telah tersebar di tengah masyarakat ini. yaitu kemasyhuran bahwa bulan shofar adalah salah satu bulan yang di dalamnya ada kesialan. Persoalan yang hanya termasyhur di kalangan masyarakat tidak dapat kita jadikan sandaran untuk menentukan hukum syar’inya.

Kita juga tidak bisa menjadikannya sebagai objek hukum syar;i dengan hanya bersandar pada kamsyhurannya.

ya, kesialan bukan merupakan persoalan syari’ah. Maka bisa saya kita bersandar pada kemasyhuran yang tersebar di kalangan masyarakat untuk menentukan hakekat di luar syari’ah. Tentu saja ini jika kita memiliki keyakinan terhadap kemasyhurannya. Jadi, bulan shafar dikatakan bulan sial merupakan perkara yang masyhur di tengah masyarakat selama berabad abad lamanya.

ya, ada riwayat yang menginspirasi sebagian orang dan menjadi alasan bagi sebagian orang untuk memandang shafar sebagai bulan sial. yaitu riwayat Nabi Saw “Sesiapa yang mengabarkan kepadaku bahwa bulan Shafar telah berlalu, aku beritakan kabar gembira kapadanya dengan surga.”

Tapi riwayat ini pun tidak menunjukkan kesialan bula shafar. kita tidak bisa menjadikannya sebagai dalil untuk itu. Bahkan dalam bentuk inspirasi pun, sama sekali riwayat ini tidak menginspirasikan kesialan bulan Shafar.

 

Simak penjelasan lengkapnya dalam video dari maula.tv berikut ini :

 

Sumber : Chanel Youtube maula.tv

About Admin SM

Check Also

Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar

Firman Allah dalam surah Ali-Imron ayat 104: ” Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *