Home / Tag Archives: syiah

Tag Archives: syiah

Ahlussunnah, Syiah, Ismailiyyah dan Ibadhiyyah Adalah Kaum Mukminin

Syaikh Shaleh Al-Magamisi, Dosen Fakultas Tarbiyyah Univ. Taibah sekaligus imam dan khathib Masjid Quba – Arab Saudi, di dalam sebuah ceramahnya, menegaskan dengan lantang bahwa Ahlussunnah, Syiah, Ismailiyyah, dan Ibadhiyyah adalah Muslimun, beriman pada Allah, Muhammad Rasulullah, Al-Quran sebagai kitab suci, Ka’bah sebagai kiblat, dan seterusnya. Syaikh Shaleh mengatakan “Saya …

Read More »

Mengapa Saya Tidak Menolak Syiah?

Sebagaimana fisik yang terus tumbuh dan berkembang, jiwa pun mengalami proses yang sama, fakultas-fakultas jiwa dan pengetahuan manusia terus berkembang dan meluas seiring dengan perkembangan daya-daya sensasi eksternalnya. Ketika pengetahuan dapat bertambah serta meluas, maka pemahaman pun bisa berevolusi dan terus menyempurna. Proses ini terus berlangsung hingga merambah keimanan dan …

Read More »

Ulama Hadits Sunni dan Gurunya Bertawassul Di Kuburan Imamnya Syiah

A. Ibnu Hibban, ulama hadits Sunni, dalam kitab al-Tsiqat, jilid 8, halaman 457, pada biografi ‘Ali bin Musa Ar-Ridha (imam ke-8 Syiah), menyatakan berikut: قد زرته مرَارًا كَثِيرَة وَمَا حلت بِي شدَّة فِي وَقت مقَامي بطوس فزرت قبر عَليّ بن مُوسَى الرِّضَا صلوَات الله على جده وَعَلِيهِ ودعوت الله إِزَالَتهَا …

Read More »

“Terlalu Syiah”

Ghuluw (sikap berlebihan) adalah limbah dalam masyarakat Syiah. Takfir (pengkafiran) adalah limbah dalam masyarakat Sunni. Ghuluw dalam masyarakat Syiah dan takfir dalam masyarakat Sunni adalah dua pola yang mengandung satu substansi, yaitu tatharruf atau ekstremitas. Ekstremisme lahir karena faktor internal penganut mazhab dan faktor eksternal sebagai akibat nirdialog yang menyisakan …

Read More »

Syiah dan Filsafat

“Filsafat jauh lebih mudah bertahan di dunia Syiah dan terdapat semacam tradisi menghargai filsafat yang masih terus berkelanjutan di Persia dan dalam komunitas Syiah lainnya” Satu kenyataan penting sekaitan dengan perjalanan filsafat dalam sejarah Islam adalah turut andilnya masalah kemazhaban tradisional Islam[1] dalam proses perkembangan pemikiran filsafat. Tanpa perlu menunjuk …

Read More »

WAHDATUL WUJUD DAN SYIAH

Berikut ini adalah petikan-petikan dari twitter Dr. Muhsin Labib, yang berbicara tentang hubungan Wahdatul Wujud dan Syiah, yang merupan bentuk identitas atau pilar utama karakter Islam di Nusantara ini. Tradisi Syiah dan ajaran mistiknya terutama Wahdatul Wujud merupakan pilar utama Islam Nusantara. Teologi Asyariyah berdiri diatas dualitas eksistensial dengan distingsi …

Read More »

“Jangan Tuduh Aku Syiah”

“Betapa agungnya ketika orang akhirnya melihatku sebagai syiah. Tapi begitu kecilnya, ketika diri mengetahui bahwa aku bukanlah seorang syiah.” Karena Imam Jakfar Ash-Shadiq SA berkata: “Wahai orang-orang Syi’ah, jadilah hiasan bagi kami dan jangan menjadi noda untuk kami, berbicaralah santun kepada masyarakat, jagalah lidah kalian, dan hindarilah campur tangan dalam …

Read More »

Syi’ah Salah Karena Qunut Sebelum Ruku?

Syi’ah Salah Karena Qunut Sebelum Ruku? Seperti kita ketahui bahwa mayoritas Sunni baik di Indonesia maupun di negara lain melakukan qunut setelah ruku’ dalam shalat. Beberapa pihak mungkin akan merasa aneh bahkan menyalahkan ketika melihat Syi’ah melakukan qunut sebelum ruku’. Sebelum merasa aneh atau menyalahkan Syi’ah, mari kita buka dua …

Read More »

Muawiyah dan Kejahatannya Terhadap Syiah Ali as

Muawiyah bin Abi Sufyan mulai melancarkan serangan teror kepada kaum Syiah Ali sejak tahun 39 H. Dia mengirim orang kejam dan tak beragama untuk menyerang kaum Syiah. Dia bermaksud untuk menudukkan pengikut Ali dengan cara mengirimkan gerombolan-gerombolan orang tak beriman untuk menginvasi dan menyerang siapa saga di bawah perlindungan pemerintah …

Read More »

Penjelasan Tentang Wahyu dan Prosedur Kerjanya

Apakah wahyu itu, dan bagaimanakah wahyu itu diturunkan kepada para nabi? Wahyu dalam makna leksikal berarti isyarah cepat yang bisa dari jenis perkataan, kode-kode percakapan, suara yang tak berangkap, isyarah, dan semisalnya, dalam bentuk suara “tunggal” dan tidak terangkap, atau dalam bentuk isyarah dan semisalnya.[2] Kata ini berkali-kali dipergunakan dalam …

Read More »